Kontak Kami 24/7 085211616160
Gereja Ayam Bukit Rhema

Kabupaten Magelang, sebuah kabupaten yang berada di perbatasan antara jawa tengah dan Yogyakarta ini mempunyai pesona tersembunyi yang mampu mengalihkan perhatian wisatawan. Apalagi, Kabupaten Magelang sudah pernah digunakan sebagai tempat syuting beberapa film box office Indonesia.

Gereja ayam, sebuah bangunan yang menarik untuk dikunjungi. Kawasan ini berada di daerah magelang. Menjadi destinasi wisata baru setelah Nicholas Saputra dan Dian Satrowardoyo mengunjungi kawasan ini. Dengan acting yang memukau, mereka mampu membuat gereja ayam menjadi sebuah kawasan viral.

Asal mula Gereja Ayam

Berdasarkan catatan sejarah, Gereja Ayam ini memiliki cerita yang cukup unik. Dimana, tempat ini dibangun sebagai sarana untuk peribadatan. Pendiri bangunan ini bernama Daniel Alamsjah. Konon ceritanya, Daniel mendapatkan sebuah mimpi tentang kawasan ini. Mimpi itu terus berlanjut.

Hingga pada akhirnya, Daniel pun pergi berlibur ke Magelang, tepatnya di candi Borobudur. Nah, sebelum sampai di kawasan ini. Daniel bertemu dengan seorang warga, dimana warga tersebut hendak mengambil kayu di suatu tempat yang cukup jauh. Daniel pun mengikuti orang tersebut.

Nah, sesampainya di tempat pencarian kayu ini, Daniel pun sedikit terkejut. Karena, tempat ini ada di dalam mimpi Daniel. Hingga, orang yang bekerja sebagai pegawai biasa di Jakarta ini, memutuskan untuk membangun rumah ibadah. Dengan arsitektur mirip dengan burung merpati.

Burung merpati merupakan simbol perdamaian dari roh kudus. Oleh karena itu, gereja ini dibangun menyerupai burung merpati. Nah, di kawasan ini ada sebuah bukit yang pada awalnya belum dikenal dan masih menjadi sebuah bukit biasa. Tetapi, setelah hadirnya pembangunan kawasan ini bukit yang indah ini pun di beri nama bukit Rhema.

Arti dari bukit rhema sendiri adalah firman yang hidup. Oleh karena itu, kawasan ini seakan menjadi tempat wisata religi yang begitu menarik untuk dikunjungi. Nah, kawasan ini pun pernah mendapat penolakan dari warga. Sehingga, gereja ayam pun sempat mangkrak dan berhenti pembangunannya.

Tetapi, setelah 4 tahun penolakan tersebut. Gereja ayam ini dilanjutkan dan dijadikan sebagai kawasan wisata. Kunjungan ke gereja ayam ini, Sobat native bisa mendapatkan wisata religi, wisata alam, dan wisata edukasi bercampur serta berpadu menjadi satu kesatuan, menghadirkan nuansa yang berbeda.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat